Katajiwa

Majalah Kebudayaan

Menjadi Jin

aku telah memutuskan menjadi jin. sekalipun satu kematianmu

melahirkan sepi seribu tahun. dan kelahiran tak membuatmu ingat

pada apa pun. pada suatu malam yang tinggal separuh aku telah

memutuskan. menjadi jin. bersedia setia di dalam lampu agar kau

bisa memanggilku suatu waktu. agar aku tak perlu cemburu saat kau

lahir sebagai kekasih sebatang pohon, atau ikan di dasar laut,

atau pria yang menikahi istriku.

 

aku telah memutuskan menjadi jin. menukar segala keinginan

dengan ingatan yang melampaui mula penciptaan. ketika matahari

sudah terlalu tua kita akan tiba-tiba saling mengenal. apa kabarmu?

kau menepuk punggungku dari belakang.

 

pada suatu malam aku sedang jadi belut dalam sepetak sawah di

bawah bulan yang pucat. seorang anak lelaki datang diutus

kelaparan. matanya, ya, matanya. rasanya aku pernah mengenalmu.

dalam hampa yang tak dapat diingat, antara cahaya-cahaya yang melesat.

 

Purworejo, 2012

 

Oleh Inung Imtihani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 1, 2012 by in Puisi.
%d bloggers like this: